Sementara itu, Kepala Desa Agusan, Ramadhan, yang juga menjadi korban bencana berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata. Dia meminta agar aliran air yang masih menggerus permukiman dan perkebunan warga segera dipindahkan.
“Kami hanya berharap agar dapur umum di pengungsian ini dapat terpenuhi, dan sedikit harapan untuk menjaga para warganya,” kata Ramadhan.
Dalam doa bersama yang digelar, warga memohon agar pergantian tahun ini membawa harapan baru. Mereka berharap dapat kembali beraktivitas seperti biasa, menyelamatkan sisa harta benda yang ada, serta mendapatkan perhatian pemerintah melalui program pemulihan ekonomi untuk membantu bangkit dari musibah banjir bandang.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait