3. Kenduri Beureuat
Dilaksanakan di masjid, mushola atau tempat pengajian. Tradisi ini dilakukan pada 15 Sya’ban saja, sebagai rasa syukur serta menyambut bulan suci Ramadhan.
Biasanya pada malam hari setelah ibadah salat Magrib atau Isya. Masyarakat membawa menu masing-masing dari rumah untuk dihidangkan bersama. Sebelum memulainya ada panjatkan doa-doa, tujuannya dari tradisi ini untuk memohon keberkahan.
4. Ritual Sawah Suku Kluet
Diselenggarakan oleh petani dan biasanya dilakukan saat menjelang turun ke sawah untuk pertama kalinya. Prosesi ritual ini dilakukan saat air dimasukkan ke dalam alur yang mengairi sawah. Para petani biasanya memotong seekor kerbau.
Serangkaian ritual adat tersebut merupakan perwujudan atas doa serta rasa syukur pada tuhan karena sudah memberikan rezeki yang melimpah.
5. Uroe Tulak Bala
Tradisi ini dilakukan secara rutin setiap tahun di pantai Barat Selatan Aceh. Tujuannya untuk menolak bala atau musibah dan dilaksanakan pada bulan Safar. Pada bulan tersebut dipercaya Allah telah menurunkan bala atau musibah ke dunia.
Nah, itu upacara adat Aceh yang masih dilestarikan oleh masyarakat daerah tersebut. Setiap tradisi pasti mempunyai filosofi, keunikan, serta tujuan masing-masing.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait