30 Prajurit TNI AL Lhokseumawe Jalani Tradisi Pembaretan di Pantai Krueng Geukueh
"Selama latihan dalam dinas, para bintara dan tamtama remaja ini telah menunjukkan nilai-nilai kejuangan yang tak kenal lelah, sehingga diharapkan dengan adanya upacara dan pelatihan ini, mereka lebih familiar dengan laut," ucapnya.
Kemudian mereka tidak alergi dengan laut yang merupakan dunia TNI AL. Tidak alergi dengan senjata, tidak alergi dengan kapal karena medan juang prajurit Jalasena adalah di laut.
Dia menyebutkan, Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Yudo Margono memberi arahan kepada satuan untuk memprioritaskan putra-putri terbaik dari daerahnya masing-masing untuk menjadi pengawak Pos TNI AL.
"Tentunya mereka telah diseleksi, dilatih kemudian ditempatkan di Pos TNI AL sehingga tidak perlu repot untuk mencari pengawak Pos TNI AL yang ada," katanya.
Editor: Donald Karouw