556 Warga Aceh Meninggal akibat Covid-19, Kapolda: Kita Harus Selamatkan Masyarakat

Antara · Jumat, 28 Mei 2021 - 11:29:00 WIB
556 Warga Aceh Meninggal akibat Covid-19, Kapolda: Kita Harus Selamatkan Masyarakat
Dokumentasi pemakaman jenazah diduga pasien Covid-19 yang dikebumikan sesuai protokol kesehatan di pemakaman desa setempat, di Gampong Ujong Drien, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, Jumat (21/5/2021). Foto: Antara

MEULABOH, iNews.id - Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada, turut bersuara menyikapi tingginya kasus Covid-19 di Serambi Mekah hingga menyebabkan 556 warga meninggal dunia. Bahkan data pada Kamis (27/5/2021) menunjukkan total kasus positif di Provinsi Aceh mencapai 2.281 kasus.

Kapolda menilai semua instansi di Aceh baik TNI, Polri dan pemerintah daerah (pemda) menyikapi serius persoalan ini. Namun penanganan Covid-19 harus melibatkan pula masyarakat, khususnya dalam disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas.

"Saya tidak ada kepentingan apa-apa, namun tujuannya untuk menyelamatkan masyarakat,” kata dia.

Dia menjelaskan, hal yang paling utama dalam mengatasi meningkatnya penularan Covid-19 di Aceh adalah pencegahan. Caranya dengan meningkatkan prokes yang terbukti bukan hanya menyelamatkan diri sendiri tetapi juga orang lain.

Masyarakat harus membudayakan syarat-syarat prokes yakni menjaga jarak, mencuci tangan, dan menggunakan masker. Kapolda tidak segan untuk menerapkan sanksi hukum untuk menjamin masyarakat disiplin prokes.

“Hingga Kamis hari ini sudah 556 orang yang meninggal dunia akibat Covid-19 dari total kasus aktif hingga saat ini mencapai 2.281 kasus. Ini bukan jumlah yang sedikit,” kata dia.

Editor : Erwin Sihombing