7 Peninggalan Kerajaan Aceh yang Masih Utuh sampai Sekarang, Ada yang Sudah Tak Terawat

Inas Rifqia Lainufar · Selasa, 22 November 2022 - 10:15:00 WIB
7 Peninggalan Kerajaan Aceh yang Masih Utuh sampai Sekarang, Ada yang Sudah Tak Terawat
Peninggalan Kerajaan Aceh yang masih utuh sampai sekarang. Masjid Raya Baiturrahman Aceh. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Terdapat sejumlah peninggalan Kerajaan Aceh yang masih utuh sampai sekarang. Peninggalan tersebut banyak yang berupa bangunan, seperti masjid dan benteng.

Karena masih utuh dan dikelola dengan baik, maka tak heran jika peninggalan bersejarah tersebut kerap dikunjungi oleh wisatawan. Sebagian besar dari peninggalan tersebut bahkan telah tercatat dalam cagar budaya Provinsi Aceh.

Adapun tujuh peninggalan Kerajaan Aceh yang masih utuh sampai saat ini adalah sebagai berikut.

Peninggalan Kerajaan Aceh yang masih utuh sampai sekarang

1.Masjid Raya Baiturrahman

Dilansir dari situs pemerintah Provinsi Aceh, Masjid Raya Baiturrahman didirikan pada 1607 sampai 1636 M atau masa Sultan Iskandar Muda. Hingga saat ini, masjid tersebut masih mempertahankan beberapa elemen aslinya. 

Meskipun demikian, Masjid Raya Baiturrahman pernah dibakar oleh penjajah Belanda saat Agresi Militer pada tahun 1873. Tak hanya itu, masjid ini juga menjadi saksi bisu bencana tsunami di Aceh pada tahun 2004 silam. 

2.Masjid Tuha Indrapuri

Terdapat pula Masjid Tuha Indrapuri yang menjadi peninggalan Kerajaan Aceh dari tahun 1618 M. masjid ini terletak di Desa Keude, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.

Uniknya, Masjid Tuha Indrapuri dibangun di atas fondasi candi Hindu-Buddha. Reruntuhan candi bahkan dijadikan tembok yang mengelilingi masjid tersebut.

3.Benteng Indrapatra

Benteng Indrapatra adalah peninggalan Kerajaan Lamuri pada abad ke-7 Masehi. Kerajaan Lamuri sendiri merupakan Kerajaan Hindu di Aceh yang berdiri pada masa pra-Islam. 

Dulunya, benteng ini digunakan oleh pasukan Kerajaan Aceh untuk menahan gempuran meriam Portugis. 

Pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda, benteng Indrapatra menjadi lokasi pertahanan yang dipimpin oleh Laksamana Malahayati. 

4.Taman Sari Gunongan

Taman Sari Gunongan dibangun pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda, yakni pada tahun 1607-1636 M. Taman ini dipersembahkan sang sultan untuk permaisuri, Putri Pahang. 

Dulunya, taman ini dialiri oleh air dari Sungai Darul Asyiki. Taman yang berlokasi tidak jauh dari Masjid Raya Baiturrahman ini dibuat dengan tiang-tiang yang berbalut ukiran indah. 

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: