Aceh Waspada Hepatitis Akut, Seluruh Faskes Diminta Siaga

Antara ยท Selasa, 10 Mei 2022 - 08:41:00 WIB
Aceh Waspada Hepatitis Akut, Seluruh Faskes Diminta Siaga
Ilustrasi hepatitis di Indonesia. (Foto: Reuters)

BANDA ACEH, iNews.id - Seluruh fasilitas kesehatan di Provinsi Aceh diminta waspada dengan penularan hepatitis akut. Penyakit yang penyebabnya masih misterius ini menyerang dan menewaskan anak-anak.

“Kita sudah kasih arahan kepada seluruh faskes dan dinas kesehatan kabupaten/kota untuk terus waspada,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, Iman Murahman, Selasa (10/5/2022).

Iman menambahkan, dirinya juga meminta seluruh jajaran di daerah untuk bersinergi dengan rumah sakit terkait dengan penanganan pertama.

“Ini dilakukan jika sewaktu-waktu terdeteksi kasus hepatitis akut di Aceh,” katanya.

Memang, lanjut dia, hingga saat ini laporan 23 kabupaten/kota di Aceh bahwa belum ada warga yang terdeteksi mengidap penyakit hepatitis akut. Sedangkan hepatitis virus yakni A hingga E sudah duluan ada.

“Memang yang hepatitis akut, yang muncul tiba-tiba pada anak usai 1-15 tahun itu belum ada di Aceh,” kata Iman.

Kendati demikian, masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam upaya mengantisipasi penularan hepatitis akut dengan cara menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Memang, dugaan sementara penyakit ini menyerang kelompok anak-anak maka diperlukan semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Sosialisasi terkait PHBS ini sangat penting, karena ini juga terkait dengan kuman, bakteri dan juga virus,” katanya.

Sebelumnya, tiga pasien anak yang dirawat di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta dengan dugaan hepatitis akut meninggal dunia dalam kurun waktu yang berbeda pada dua pekan terakhir hingga 30 April 2022.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan ketiga pasien itu merupakan rujukan dari rumah sakit yang berada di Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Gejala yang ditemukan pada pasien-pasien ini, kata dia, adalah mual, muntah, diare berat, demam, kuning, kejang dan penurunan kesadaran.

Saat ini, Kemenkes sedang melakukan investigasi penyebab kejadian hepatitis akut melalui pemeriksaan panel virus secara lengkap.

Nadia meminta jika anak-anak memiliki gejala kuning, sakit perut, muntah-muntah dan diare mendadak, buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang, hingga penurunan kesadaran agar segera memeriksakan anak ke fasilitas layanan kesehatan terdekat.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Bagikan Artikel: