Usai Karantina, 5 Nelayan yang Dibebaskan India Tiba di Aceh

Antara · Sabtu, 13 Februari 2021 - 07:03:00 WIB
Usai Karantina, 5 Nelayan yang Dibebaskan India Tiba di Aceh
Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Devi Riansyah (tiga dari kiri) menyerahkan bingkisan kepada nelayan Aceh yang dibebaskan dari India saat tiba di Kota Banda Aceh, Jumat (12/2/2021). (Foto: Dinsos Aceh)

BANDA ACEH, iNews.id - Sebanyak lima nelayan asal Provinsi Aceh yang dibebaskan India telah tiba, Jumat (12/2/2021). Sebelumnya, mereka sempat menjalani karantina di Wisma Pademangan Jakarta selama tujuh hari karena positif Covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh Devi Riansyah mengatakan lima nelayan itu merupakan sisa dari 28 nelayan Aceh yang dibebaskan India, namun 23 nelayan lainnya sudah lebih dulu tiba di Aceh karena hasil tes menunjukkan negatif Covid-19.

“Ini sudah kita pulangkan ke Aceh, dan Alhamdulillah sudah sampai ke Dinas Sosial Aceh, hari ini juga akan kita pulangkan segera kampung halaman masing-masing,” katanya.

Devi menjelaskan biaya pemulangan nelayan tradisional itu sepenuhnya ditanggung Pemerintah Republik Indonesia melalui Kedutaan Besar RI di Neh Delhi, India, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Luar Negeri, dan Pemerintah Aceh.

"Pemulangan itu tidak dipungut biaya satu rupiah pun kepada masing-masing nelayan," kata Devi.

“Pemerintah Aceh sangat peduli dalam pemulangan warga kita yang tertimpa musibah. Karena kami yakin saudara kita ini tidak sengaja melewati batas perairan hingga terdampar ke India,” katanya.

Dia berharap kepada nelayan tersebut agar menjadikan kejadian itu sebagai pelajaran sehingga tidak kembali terulang ke depan. Pemerintah Aceh pada prinsipnya selalu membantu apabila ada warganya terkena musibah baik dalam maupun luar negeri.

Namun, lanjut dia, apabila berada di luar negeri maka Pemerintah Aceh tidak bisa langsung ke luar negeri, karena menyangkut hubungan antarnegara. Begitu pun juga dengan penanganan yang harus melihat peraturan negara tersebut.

“Pemerintah Aceh pasti selalu berusaha membantu berapapun warga kita yang ada di luar. Begitupun Kemenlu RI juga selalu menghubungi kita kalau ada warga Aceh yang berkasus di luar,” kata Devi Riansyah .

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2