BNPB Update Korban Bencana Sumatra Hari Ini: 1.178 Orang Tewas, Terbanyak Aceh
JAKARTA, iNews.id – Jumlah korban jiwa akibat banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kembali bertambah. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Selasa (6/1/2026), jumlah korban jiwa akibat bencana Sumatra tercatat mencapai 1.178 orang.
“Untuk rekapitulasi korban jiwa, hingga saat ini yang paling dominan berada di Provinsi Aceh sebanyak 543 jiwa. Sementara korban hilang yang masih dalam proses pencarian paling banyak berada di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Agam, sebanyak 74 jiwa,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.
BNPB mencatat, hari ini terdapat penambahan satu korban meninggal dunia di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sehingga total korban jiwa secara keseluruhan bertambah menjadi 1.178 orang. Sementara itu, jumlah korban hilang tidak mengalami penambahan.
Jumlah warga yang mengungsi saat ini mencapai 242.174 jiwa, dengan pengungsi terbanyak berada di Provinsi Aceh. Total pengungsi di Aceh tercatat sebanyak 217.780 jiwa, dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Aceh Tamiang sebanyak 74.735 jiwa.
Abdul Muhari menjelaskan, jumlah pengungsi terus mengalami penurunan sejak puncaknya pada 8 Desember 2025. Penurunan ini seiring dengan meningkatnya hasil operasi pencarian dan pertolongan, serta berkurangnya jumlah korban yang dinyatakan hilang.
Hingga saat ini, operasi pencarian dan pertolongan masih terus dilanjutkan dan akan dievaluasi pada akhir perpanjangan ketiga masa tanggap darurat provinsi, yang dijadwalkan berakhir pada 8 Januari 2026. Dari sisi status kebencanaan, BNPB mencatat terdapat sembilan kabupaten/kota di Provinsi Aceh yang masih berada dalam masa perpanjangan tanggap darurat.
Status tanggap darurat tingkat provinsi di Aceh sendiri masih berlaku hingga 8 Januari 2026. Untuk wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat, seluruh kabupaten/kota terdampak kini telah beralih ke status transisi darurat.
Editor: Kastolani Marzuki