Peran Penting Aceh Dalam Kemerdekaan Indonesia, Salah Satunya Patungan Beli Pesawat

Donald Karouw · Sabtu, 19 Maret 2022 - 11:24:00 WIB
Peran Penting Aceh Dalam Kemerdekaan Indonesia, Salah Satunya Patungan Beli Pesawat
Dakota RI-001 Seulawah, pesawat angkut pertama milik Republik Indonesia yang dibeli dari patungan rakyat Aceh di masa perjuangan kemerdekaan. (Foto: Arsip Nasional RI)

Mengenai Radio Rimba Raya berbeda dengan Radio Republik Indonesia Kutaraja. Pemancar Radio Rimba Raya ini mempunyai kekuatan cukup besar yaitu 1 kilowatt yang dikelola Divisi X TNI dipimpin Mayor John Lie.

Pemancar ini pertama sekali dipasang di Krueng Simpo sekitar 20 km dari kota Takengon, kemudian atas perintah Gubernur Militer radio ini dipindahkan ke Cot Gu (Kutaraja). Lalu dipindahkan lagi ke Aceh Tengah karena para pemimpin memperkirakan, bahwa pada gilirannya Belanda akan menyerbu ke Aceh.

Radio ini ditempatkan di sebuah gunung yang dikenal dengan Burmi Bius, letaknya 10 km di bagian barat Kota Takengon.

Dalam waktu singkat sesuai dengan suasana yang mencekam dan kebutuhan mendesak, pemancar Radio Rimba Raya selesai di bangun yang dikerjakan W Schultz seorang warga keturunan Indonesia-Jerman bersama rekannya. Maka semenjak itulah ketika pemancar-pemancar utama di berbagai kota tidak mengudara lagi karena dikuasai Belanda, Radio Rimba Raya mengisi kekosongan ini dengan hasil yang baik sekali.

Ketika Radio Batavia dan Radio Hilversum memberitakan Republik Indonesia sudah tidak ada lagi karena Yogyakarta dapat direbut, disusul pula dengan jatuhnya daerah-daerah kekuasaan RI lainnya, Radio Rimba Raya membantah dengan tegas.

Radia Rimba Raya mengabarkan Republik Indonesia masih ada, Tentara Republik Indonesia masih ada, Pemerintah Republik Indonesia masih ada dan wilayah Republik Indonesia masih ada.

"Dan di sini adalah Aceh, salah satu wilayah Republik Indonesia yang masih utuh sepenuhnya,” kata siaran radio tersebut sehingga dunia pun mengetahui kebohongan Belanda.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: