Terbuat dari Kayu Jati, Ini Masjid Bersejarah Peninggalan Syekh Abdul Salim di Pidie Jaya

Jamal Pangwa · Sabtu, 17 Juli 2021 - 07:17:00 WIB
Terbuat dari Kayu Jati, Ini Masjid Bersejarah Peninggalan Syekh Abdul Salim di Pidie Jaya
Masjid Pucok Krueng Beuracan yang terletak di Desa Teupin Peuraho, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh (Foto: iNews/Jamal Pangwa)

PIDIE JAYA, iNews.id - Masjid Pucok Krueng Beuracan yang terletak di Desa Teupin Peuraho, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, merupakan salah satu peninggalan sejarah penyebaran agama Islam. Keunikan dari masjid ini terbuat dari bahan kayu jati.

Diketahui, ada dua masjid yang berbahan kayu jati yang di bangun pada masa masuk nya budaya Islam di serambi mekkah Aceh. Masjid kuno yang terletak di pinggir jalan nasional lintas Medan - Banda Aceh.

Masjid lain yang berbahan kayu jati dibangun Syekh Abdul Salim dikenal dengan Tengku Pucok Krueng, Syekh Jamaluddin dan beberapa pengikutnya. Mereka merupakan penyebar Islam dari madinah pada tahun 1622 masehi yang hingga kini masih berdiri kokoh.

Masjid ini memiliki kesamaan dengan masjid Madinah yang juga merupakan bangunan kuno yang ada di Kabupaten Pidie Jaya. Atapnya berbentuk tumpeng atau sirap yang menjadikan ciri khas motif Aceh.

Selain itu ini juga merupakan salah satu masjid panggung yang dibangun pada masa masuknya budaya Islam ke wilayah ke Sultanan Iskandar Muda.

Meski masjid ini sudah dilakukan beberapa kali renovasi, namun bangunan utama berupa tempat salat utama dan atap masjid berbentuk tumpeng masih tetap dipertahankan hingga sekarang. Sampai saat ini, masjid masih dipergunakan dan dipertahankan untuk aktivitas umat seperti salat lima waktu dan kegiatan lainnya. Pada saat tertentu kerap digunakan khataman Alquran dan pengajian kitab kuning.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2